Search for collections on Repositori STIKes Gunung Maria Tomohon

Studi Kasus Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Penyakit Stroke Iskemik Pada T.n A.B Di Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon

Runtukahu, Raefel P. (2025) Studi Kasus Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Penyakit Stroke Iskemik Pada T.n A.B Di Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon. Diploma thesis, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Maria Tomohon.

[thumbnail of PENDAHULUAN.pdf] Text
PENDAHULUAN.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (7MB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (11MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB VI.pdf] Text
BAB VI.pdf

Download (549kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of TURNITIN.pdf] Text
TURNITIN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (612kB) | Request a copy

Abstract

Latar belakang: Penyakit tidak menular (PTM) adalah jenis penyakit yang tidak dapat ditularkan dari satu individu ke individu lainnya. Stroke merupakan salah satu dari penyakit tidak menular. Penyakit stroke adalah penyakit serebrovaskuler (pembuluh darah otak) yang disebabkan oleh infrak serebral (kematian jaringan otak). Tujuan Mendeskripsikan mengenai hasil pelaksanaan yang dilakukan dalam Studi Kasus Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Sistem Persarafan Dengan Penyakit Stroke Iskemik Pada Tn. A.B Di Ruangan St Agustinis Angela Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon Metode: Penulis menggunakan jenis penelitian studi kasus deskriptif, dengan subjek penelitian Tn. A.B, data diperoleh melalui wawancara pemeriksaan, pemeriksaan fisik, observasi aktivitas, implementasi, pendokumentasian serta diskusi antara perawat dan keluarga. Hasil: Diagnosis prioritas pada penelitian ini adalah resiko perfusi serebral tidak efektif dibuktikan dengan hipertensi dan kolesteronemia, kemudian diikuti dengan diagnosa penunjang yaitu gangguan mobilitas fisik, bersihan jalan napas tidak efektif, gangguan komunikasi verbal, defisit perawatan, gangguan menelan dan gangguan pola tidur. Kesimpulan: Setelah diberikan tindakan keperawatan berdasarkan dengan masalah keperawatan yang diangkat maka ada beberapa masalah yang belum teratasi dan masih dibutuhkan evaluasi dan terapi lanjut, untuk itu komunikasi dan kerja sama dengan tenaga kesehatan lainnya sangat dibutuhkan untuk mencapai tujuan keperawatan.
Kata kunci: Asuhan keperawatan, keperawatan medikal bedah, stroke iskemik

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Program Studi > D3 Keperawatan
Depositing User: Admin .
Date Deposited: 09 Jun 2026 01:20
Last Modified: 09 Jun 2026 01:20
URI: http://repositori.stikesgunungmaria.ac.id/id/eprint/97

Actions (login required)

View Item
View Item