Tundo, Toar G. (2025) Studi Kasus Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Congestive Heart Failure Pada Tn. B.L Di RS Gunung Maria Tomohon. Diploma thesis, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tomohon.
Pendahuluan.pdf
Download (453kB)
BAB I.pdf
Download (106kB)
BAB II.pdf
Download (954kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (131kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (295kB) | Request a copy
BAB V.pdf
Download (99kB)
BAB VI.pdf
Download (81kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (96kB) | Request a copy
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (71kB) | Request a copy
Turnitin.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (81kB) | Request a copy
Abstract
Latar Belakang : Congestive Heart Failure merupakan kondisi kesehatan yang serius. Masalah ini ditandai oleh gangguan fungsi jantung, menyebabkan gejala seperti sesak napas, kelelahan, dan penumpukan cairan. Faktor risiko CHF meliputi usia, jenis kelamin, penyakit bawaan, penyakit kronis, serta gaya hidup tidak sehat seperti merokok dan dan kebiasaan makan yang tidak sehat. Menurut data WHO pada tahun 2021, terdapat 17 juta kematian di bawah usia 70 tahun yang disebabkan oleh penyakit tidak menular, dengan 38% terkait masalah kardiovaskular. Di Indonesia sendiri berdasarkan hasil SKI tahun 2024, prevalensi penyakit jantung mencapai 0,85% yaitu sekitar 877.531 jiwa, dengan angka tertinggi pada Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar 1,67% dan untuk Sulawesi Utara berada pada angka 0.82%. Tujuan: Mendeskripsikan hasil asuhan keperawatan pada studi kasus CHF. Studi kasus deskriptif dilakukan pada Tn. B.L., usia 63 tahun, penderita CHF. Pengumpulan data meliputi wawancara, pemeriksaan fisik, observasi aktivitas, laporan diagnostik, dan komunikasi dengan perawat. Hasil: Diagnosa keperawatan prioritas yang diidentifikasi adalah penurunan curah jantung akibat perubahan afterload yang menyebabkan sesak napas, dan gangguan tidur. Masalah keperawatan lainnya mencakup pola napas tidak efektif, intoleransi aktivitas, dan gangguan pola tidur. Kesimpulan: Kerja sama dan komunikasi efektif antara tenaga kesehatan dengan pasien sangatlah penting dalam mencapai hasil perawatan yang optimal.
Kata Kunci : CHF, Asuhan Keperawatan, Komunikasi Efektif
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Program Studi > D3 Keperawatan |
| Depositing User: | Admin . |
| Date Deposited: | 15 Jun 2026 03:21 |
| Last Modified: | 15 Jun 2026 03:21 |
| URI: | http://repositori.stikesgunungmaria.ac.id/id/eprint/138 |
