Yamlean, Agnes C. (2025) Studi Kasus Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) Pada Tn.J.M Di Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon. Diploma thesis, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tomohon.
Pendahuluan.pdf
Download (555kB)
BAB I.pdf
Download (138kB)
BAB II.pdf
Download (4MB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (888kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Download (777kB)
BAB VI.pdf
Download (116kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (106kB) | Request a copy
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (465kB) | Request a copy
TURNITIN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (442kB) | Request a copy
Abstract
Latar Belakang : Penyakit tidak menular (PTM) adalah salah satu tantangan kesehatan global yang signifikan, dengan dampak yang luas terhadap kualitas hidup dan produktivitas individu. Di antara banyaknya jenis PTM, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) menjadi salah satu penyebab utama mortalitas di seluruh dunia. PPOK di tandai oleh obstruksi aluran udara yang bersifat progresif, yang sering di sebabkan oleh paparan jangka panjang terhadap iritan saluran pernapasan, terutama asap rokok. Gejala utama yaitu adanya batuk kronis, produksi sputum berlebihan, dan sesak napas yang dapat menganggu aktivitas sehari-hari. Tujuan penulisan untuk mendeskripsikan hasil pelaksanaan studi kasus asuhan keperawatan medikal bedah dengan masalah utama PPOK. Jenis penelitian adalah studi kasus (case studies) dengan subjek utama adalah Tn.J.M yang mengalami PPOK. Setelah dilakukan wawancara dan memperoleh data maka, Hasil penelitian diperoleh diagnosa keperawatan yang di angkat yaitu bersihan jalan napas tidak efektif, intoleransi aktivitas, defisit pengetauan dan gangguan pola tidur. Tanda dan gejala yang di peroleh yaitu sesak napas di sertai dengan batuk dan terdapat produksi sputum dimana hal ini membuat kondisi pasien semakin menurun. Sesak napas ini menyebabkan tampak adanya sianosis pada jari-jari pasien yang menandakan kurangnya oksigen yang masuk dalam tubuh sehingga pasien mengalami gangguan pernapasan. Kesimpulan kerja sama antara perawat dan tim kesehatan khususnya pasien dan keluarga sangat diperlukan untuk mencapai keberhasilan dalam pemberian asuhan keperawatan.
Kata kunci : PPOK, bersihan jalan napas tidak efektif Daftar pustaka: 28 (2017-2025)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Program Studi > D3 Keperawatan |
| Depositing User: | Admin . |
| Date Deposited: | 15 Jun 2026 01:18 |
| Last Modified: | 15 Jun 2026 01:18 |
| URI: | http://repositori.stikesgunungmaria.ac.id/id/eprint/128 |
