Runturambi, Anggi G. (2025) Studi Kasus Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Gout Arthritis Pada Tn. J.L Di Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon. Diploma thesis, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Maria Tomohon.
PENDAHULUAN.pdf
Download (186kB)
BAB I.pdf
Download (186kB)
BAB II .pdf
Download (420kB)
BAB III .pdf
Restricted to Registered users only
Download (202kB) | Request a copy
BAB IV .pdf
Restricted to Registered users only
Download (662kB) | Request a copy
BAB V .pdf
Download (158kB)
BAB VI .pdf
Download (138kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (103kB) | Request a copy
Lampiran .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (258kB) | Request a copy
turnitin anggi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (228kB) | Request a copy
Abstract
Latar belakang: Gout arthritis adalah bentuk peradangan sendi yang disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat dalam tubuh, khususnya di area sendi. Penyakit ini termasuk dalam kategori artritis inflamasi yang paling umum dan sering menyerang sendi besar seperti jempol kaki, lutut, dan pergelangan kaki. Gout terjadi akibat gangguan metabolisme purin yang menyebabkan kadar asam urat dalam darah meningkat (hiperurisemia). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab, gejala, dan penanganan gout arthritis. Hasil studi menunjukkan bahwa Faktor risiko meliputi pola makan tinggi purin, konsumsi alkohol, obesitas, penyakit ginjal, dan faktor genetik. Gejala utama meliputi nyeri hebat secara tiba-tiba, kemerahan, pembengkakan, dan rasa panas di sendi yang terkena. Diagnosis biasanya dilakukan melalui pemeriksaan kadar asam urat darah dan analisis cairan sendi. Penanganan mencakup penggunaan obat antiinflamasi, pengaturan pola makan, dan terapi jangka panjang untuk menurunkan kadar asam urat. Pencegahan dan pengelolaan penyakit ini penting untuk mengurangi kekambuhan dan komplikasi jangka panjang, termasuk kerusakan sendi dan pembentukan tofus. Kesimpulan gout arthritis merupakan penyakit tidak menular yang dapat menurunkan kualitas hidup apabila makan tinggi purin, gaya hidup tidak sehat, dan kondisi medis tertentu. Penanganan efektif meliputi kombinasi antara terapi obat, diett rendah purin, serta perubahan gaya hidup. Pencegahan dan edukasi pada masyarakat sangat penting untuk mengurangi prevalensi dan komplikasi jangka panjang dari penyakit ini.
Kata Kunci: Gout Arthritis, Asam Urat, Hiperurisemia, Peradangan Sendi, Purin, Tofus.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Program Studi > D3 Keperawatan |
| Depositing User: | Admin . |
| Date Deposited: | 11 Jun 2026 00:56 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 00:56 |
| URI: | http://repositori.stikesgunungmaria.ac.id/id/eprint/116 |
